Skip to main content

BURNT BASQUE CHEESECAKE USING AIR FRYER GLUTEN FREE AND LESS SUGAR (WITH RECIPE!)

Hai! Di postingan sebelumnya, aku sempat menyinggung soal pengalaman membuat Burnt Basque Cheesecake (BBC). Alasan mengapa aku tertarik membuat BBC adalah karena sejak mengenal dunia matcha, aku jadi sering bereksperimen dengan berbagai resep minuman matcha sampai dessert yang cocok untuk menemani momen menyesap matcha. Salah satu yang paling eye-catching buatku adalah burnt basque cheesecake. Di beberapa matcha café pernah kukunjungi, dessert cheesecake hampir selalu ada di menu mereka. 

Hanya soal waktu sampai aku akhirnya memberanikan diri untuk membuat cheesecake sendiri. Bukan sembarang burnt cheesecake, kali ini aku ingin take it to the next level: membuat versi basque yang teksturnya lebih lembut, creamy, dan bagian atasnya agak gosong. 

Karena aku tidak punya oven, aku buat versi praktisnya menggunakan air fryer. Hasilnya surprisingly sukses. Teksturnya tetap lembut di dalam, bagian atasnya agak gosong, dan rasanya tidak kalah dari yang pernah kucoba di café dan toko kue. Bahkan ketika kue ini diicip oleh beberapa orang, rasanya seperti makan es krim!

Ini jadi salah satu kue paling simpel yang pernah aku coba. Bahan-bahannya mudah didapat, langkah-langkah tidak rumit, dan jauh lebih hemat dibanding beli di luar. Bisa 2-3 kali lebih murah, lho!

Untuk resep ini, aku tidak menggunakan tepung terigu, hanya tepung maizena, jadi bisa kita sebut gluten free. Kemudian waktu aku beli whip cream, ternyata yang kubeli dan kucoba sejak awal adalah whip cream nabati dan sudah ada rasa manisnya. Meskipun begitu, takaran gulanya masih cukup aman dan sedikit dibandingkan resep lainnya. Aku juga telah menyantumkan informasi lebih lengkap lagi apabila kalian berniat menggunakan whip cream hewani yang rasanya tawar di bagian catatan. 

Without any further due, let's get started: resep lengkap burnt basque cheesecake—biar kamu juga bisa bikin cheesecake ala café di dapur sendiri.



🕒± 30 minutes
🎂16 cm/6 inch
Cook Mode
Servings:

Ingredients

250 gram cream cheese (room temperature)
25 gram granulated sugar
150 ml non dairy whipping cream (sweetened)
5 gram corn starch
0.5 tsp vanilla extract
pinch of salt

Instructions

1
Preheat the air fryer to 170°C for 5 minutes.
2
Prepare a 16 cm round cake pan and line it with baking paper.
3
Whisk the cream cheese and sugar until the mixture is smooth and creamy.
4
Add the eggs one by one, mixing well after each addition.
5
Add cornstarch, salt, and vanilla extract; stir until well combined.
6
Pour in the whipping cream and mix until the batter reaches a creamy consistency.
7
Pour into the pan. Bake at 170°C for 20–25 mins until the center is still slightly jiggly.
8
Increase to 190°C for the final 5 mins. Watch closely so it doesn't get too dark.
9
Let it cool completely, then refrigerate for at least 4 hours before slicing.

Notes:

1
Adjustable sweetness: Use 25 gram (less sweet) to 60 gram. For unsweetened cream, use 60-70 gram sugar.
2
Quick method: Simply blend all ingredients until smooth and creamy.

Bagaimana, cukup mudah, kan? Let's try and let me know kalau percobaan pertama kalian sukses!

Bake care, ok. 😋


Comments

Popular posts from this blog

PENGALAMAN REKRUTMEN ODP IT BANK MANDIRI

Sumber: Google Di postingan kali ini aku mau berbagi cerita pengalamanku tentang proses rekrutmen ODP IT Bank Mandiri. Kenapa aku tulis? Salah satunya adalah karena masih minimnya cerita gimana sih pengalaman rekrutmen ODP Bank Mandiri khususnya untuk bidang IT. Kalau pengalaman rekrutmen untuk ODP General Bank Mandiri udah banyak kutemuin waktu aku sendiri sedang di fase proses rekrutmen sedangkan untuk proses rekrutmen ODP IT Bank Mandiri, aku ubek-ubek internet baru nemu 1 blog doang yang ceritain tentang pengalamannya waktu ikut seleksi rekrutmen ODP IT Bank Mandiri. Nah, tujuan aku berbagi pengalaman ini gak lain gak bukan adalah sekadar sharing dan memberi gambaran tentang apa aja kira-kira prosesnya dan gimana aja prosesnya.  Sebelumnya perlu juga diketahui apa sebenarnya yang memotivasiku untuk coba daftar di ODP IT Bank Mandiri ini. Jadi, awalnya aku sempat buka Linkedin dan lihat ada salah satu teman seangkatan yang udah kerja sebagai ODP IT Bank Mandiri. Dari situ aku ...

WAJAH BARU BLOG

Sumber: Unsplash Hai! Akhirnya, ya, setelah lebih dari sekian tahun bertahan dengan  template blog lama, dengan berat hati aku mengganti template blogku. Waktu masih sekolah, sejak tahun 2010-2015, aku sering mengganti  template  blog dari berbagai website yang menyediakan template blog secara gratis. Maklum belum berpenghasilan. Bahkan sejak tahun 2010, ketika masih zamannya  template  blog yang ramai atau warna-warni, aku sudah punya gambaran dan preferensi bahwa blogku ini harus personal dan sesuai dengan keinginanku. Keinginanku saat itu dan masih sama hingga sekarang adalah bahwa blogku harus bernuansa bersih, putih, dan minimalis.  Ketika akhirnya aku mendapat materi kuliah soal membuat  website sekitar tahun 2016 kalau tidak salah ingat, aku menjadikan blog pribadiku sebagai kanvas eksperimen.  I loved and enjoyed doing it.  Dari membuat desainnya di Wix, sampai membuat  code  dan migrasi ke Blogger. Aku berta...

REVIEW E-READER ONYX BOOX NOVA 2 BAHASA INDONESIA

Sumber: Foto Pribadi Hai! Apa kamu suka banget membaca? Suka membaca buku digital dan sedang mencari-cari e-reader yang cocok? Jika iya, coba baca pengalamanku menjajal e-reader dari Onyx Boox Nova 2 yang kubeli beberapa hari lalu ini. Banyak dari kita yang awalnya pasti kebingungan hendak membeli e-reader dari Kindle yang sudah terkenal itu atau e-reader lain. Atau bahkan masih ada yang belum tahu e-reader apa saja yang saat ini telah beredar di pasaran? Well , yang kutahu hingga saat ini ada  e-reader dari Kindle, Kobo, dan Onyx Boox. Mungkin bagi yang sudah mengetahui e-reader lainnya yang tidak kalah bagus bisa bantu share dan ceritakan pengalaman membaca melalui perangkat tersebut   di kolom komentar.  Awal cerita bagaimana aku akhirnya memutuskan membeli Onyx Boox ini bisa dibilang agak panjang. For the longest time aku selalu merasa Kindle adalah e-reader terbaik sejak aku mengetahuinya waktu kuliah namun Kindle belum memenuhi preferensi yang kubutuhkan. Apa s...